Disebuah desa ada sebuah rumah di daerah pedesaan dan tinggal sangat
kejam meraka gak peduli pada si nenek tiba suatu hari datanglah seorang
anak yg sangat baik yg berhati mulia dia selalu membawa makanan yg si
nenek mau tiba tiba si pemilik rumah berkata jangan kau bawakan nenek
makanan lagi lalu si anak gak memperdulikan perkataan pemilik rumah tiba
hari kedua anak itu membawa makanan setelah anak itu pergi si nenek di
marahi pemilik rumah
Pada hari ketiga anak itu juga datang lagi membawa sebuah makanan kecil ya nggak seberapa sich tapi sepemilik rumah tidak memperbolehkan lalu makanan itu disuruh bawa pulang kembali tapi anak itu tak memperdulikan ucapan pemilik rumah ketika anak itu berjalan menuju rumah nenek ada orang yang bilang bahwa si nenek nggak boleh dibawakan makanan lagi tapi anak itu bersikukuh membawakan makanan ketika anak itu pulang nenek lalu dibentak bentak entah apa yg terjadi ketika anak itu datang seluruh badan nenek memar semua nenek bilang pada anak itu sambil berbisik bahwa nenek di lukai oleh pemilik rumah dan nenek berkata jgn bilang pada pemilik rumah jika kamu berkata pada pemilik rumah maka aku akan dilukai kembali
Setelah selang beberapa hari anak itu kembali lagi lalu anak itu nggak datang dengan tangan kosong anak itu membawa makanan dan daun sirih tapi suatu ketika makanan itu dibuang jelas anak itu nggak bisa berbuat sesuatu karena jarak rumah nenek dan anak itu agak jauh tapi anak itu nggak berhenti sampai disitu sampai suatu ketika anak itu menangis karena tidak diperbolehkan memberi makanan lagi bukannya gak boleh memberi tapi sama si pemilik rumah tidak boleh ngasih makanan lagi sampai suatu hari anak itu putus asa nggak akan datang lagi lalu bagimana nasib sang nenek selanjutnnya kita nggak akan tau kalau kita nggak datang sendiri rumahnya sangat meyedihkan jika kita tau ranjang pun juga dikasih orang keluarganya pun nggak ada yg peduli Cuma anaknya dan tetangga sekitar saja sampai suatu saat nenek ingin mengahiri hidupnya anak itu cerita bahwa dia ingin membawa nenek itu ke rumahnya tapi sama kedua orang tuanya tidak diperbolehkan sampai suatu ketika anak itu berfikir ingin membelikan sebuah kursi roda tapi semua orang nggak setuju supaya nenek itu bisa kemana mana karena nenek itu lumpuh karena sudah tua kadang anak itu berfikir agar nenek supaya cepat meniggal tapi gimana ya kasian juga soalnya nenek itu gak bisa apa apa makan aja gak bisa ya kalau ada orang menjenguk baru bisa makan sampai suatu ketika nenek terkena paku dan jatuh dilantai
Sampai suatu hari nenek tua itu merasa kesepian dan nenek itu harus sendirian dan merasa hidupnya gak berarti lagi tapi si anak terus memberi semangat supaya nenek lebih sabar menghadapi kehidupan ini nenek aku mau bilang sabarlah dalam menjalani hidup
Pada hari ketiga anak itu juga datang lagi membawa sebuah makanan kecil ya nggak seberapa sich tapi sepemilik rumah tidak memperbolehkan lalu makanan itu disuruh bawa pulang kembali tapi anak itu tak memperdulikan ucapan pemilik rumah ketika anak itu berjalan menuju rumah nenek ada orang yang bilang bahwa si nenek nggak boleh dibawakan makanan lagi tapi anak itu bersikukuh membawakan makanan ketika anak itu pulang nenek lalu dibentak bentak entah apa yg terjadi ketika anak itu datang seluruh badan nenek memar semua nenek bilang pada anak itu sambil berbisik bahwa nenek di lukai oleh pemilik rumah dan nenek berkata jgn bilang pada pemilik rumah jika kamu berkata pada pemilik rumah maka aku akan dilukai kembali
Setelah selang beberapa hari anak itu kembali lagi lalu anak itu nggak datang dengan tangan kosong anak itu membawa makanan dan daun sirih tapi suatu ketika makanan itu dibuang jelas anak itu nggak bisa berbuat sesuatu karena jarak rumah nenek dan anak itu agak jauh tapi anak itu nggak berhenti sampai disitu sampai suatu ketika anak itu menangis karena tidak diperbolehkan memberi makanan lagi bukannya gak boleh memberi tapi sama si pemilik rumah tidak boleh ngasih makanan lagi sampai suatu hari anak itu putus asa nggak akan datang lagi lalu bagimana nasib sang nenek selanjutnnya kita nggak akan tau kalau kita nggak datang sendiri rumahnya sangat meyedihkan jika kita tau ranjang pun juga dikasih orang keluarganya pun nggak ada yg peduli Cuma anaknya dan tetangga sekitar saja sampai suatu saat nenek ingin mengahiri hidupnya anak itu cerita bahwa dia ingin membawa nenek itu ke rumahnya tapi sama kedua orang tuanya tidak diperbolehkan sampai suatu ketika anak itu berfikir ingin membelikan sebuah kursi roda tapi semua orang nggak setuju supaya nenek itu bisa kemana mana karena nenek itu lumpuh karena sudah tua kadang anak itu berfikir agar nenek supaya cepat meniggal tapi gimana ya kasian juga soalnya nenek itu gak bisa apa apa makan aja gak bisa ya kalau ada orang menjenguk baru bisa makan sampai suatu ketika nenek terkena paku dan jatuh dilantai
Sampai suatu hari nenek tua itu merasa kesepian dan nenek itu harus sendirian dan merasa hidupnya gak berarti lagi tapi si anak terus memberi semangat supaya nenek lebih sabar menghadapi kehidupan ini nenek aku mau bilang sabarlah dalam menjalani hidup
Tidak ada komentar:
Posting Komentar